Cari Blog Ini

19 Juni 2012

Bimbisara, Raja Penyantun Yang Pertama


Semoga Yang Terberkahi bersama Persamuan Bhikkhu

bersedia menerima dana makanan esok hari dari saya.


Raja Bimbisara juga mempersembahkan Hutan Bambu kepada Sang Buddha, 


yang dimana hutan itu cocok sebagai tempat tinggal Para Bhikkhu, 


dan Sang Buddha melewatkan masa vassa 


yang kedua, ketiga, keempat, ketujuh belas dan kedua puluh 


di Vihara Hutan Bambu tersebut.


* * * * * 





Sang Buddha melanjutkan perjalanan menuju Rajagaha, 

Ibukota Magadha.
 
Ia mengunjungi kota ini terlebih dahulu
 
untuk memenuhi janjinya kepada Raja Bimbisara.




Ketika mendengar kabar gembira mengenai kedatangan Sang Buddha,
 
dengan diiringi seratus dua puluh ribu Brahmin perumah tangga di Magadha,
 
Raja Bimbisara segera menemui Sang Buddha.




Setelah menghadap Sang Bhagava,
 
Raja beserta para Brahmin memberi hormat dan duduk di satu sisi;
 
Para Brahmin tersebut melihat Bhikkhu Uruvela Kassapa
 
diantara rombongan Sang Buddha.



 

Muncul sebuah pertanyaan
 
“Apakah Bhikkhu Gotama menjalani hidup suci 

di bawah bimbingan Bhikkhu Uruvella Kassapa

ataukah Bhikkhu Uruvella Kassapa 

menjalani hidup suci di bawah bimbingan Bhikkhu Gotama ?”





Sang  Buddha mengetahui pemikiran para Brahmin,
 
sehingga Sang Buddha mengajukkan sebuah pertanyaan kepada Bhikkhu Uruvella,
 
sehingga rombongan Raja dan Para Brahmin ini mengerti
 
bahwa Bhikkhu Uruvella Kassapa 

menjalani hidup suci di bawah bimbingan Bhikkhu Gotama.





Sang Buddha membabarkan Dhamma kepada Raja Bimbisara
 
dan Para Brahmin pada saat bersamaan,
 
dan ketika selesai pembabaran Dhamma tersebut
 
keseratus sepuluh ribu Brahmin yang dipimpin oleh Raja
 
mencapai tingkat kesucian dan bernaung kepada Tisarana.



 

Raja Bimbisara mempunyai 5 ( lima )  harapan yang kesemuanya baru terpenuhi sekarang.


Harapan-harapan itu adalah:


1. Semoga saya dinobatkan sebagai Raja Magadha.

2. Semoga seorang Arahat yang Tercerahkan Sempurna mengunjungi Kerajaan saya setelah saya menjadi Raja


3. Semoga saya bisa menghormati Yang Terberkahi itu

4. Semoga Yang Terberkahi mengajarkan Dhamma kepada saya

5. Semoga saya memahami Dhamma dari Yang Terberkahi.





Kesemua harapan-harapan ini sekarang telah terpenuhi.
 
Bhante, 

semoga Yang Terberkahi bersedia menerima saya
 
sebagai siswa awam yang telah mengambil pernaungan
 
sejak hari ini sampai akhir hayat saya.



 

Semoga Yang Terberkahi bersama Persamuan Bhikkhu
 
bersedia menerima dana makanan esok hari dari saya.


 
Raja Bimbisara juga mempersembahkan Hutan Bambu kepada Sang Buddha,
 
yang dimana hutan itu cocok sebagai tempat tinggal Para Bhikkhu,
 
dan Sang Buddha melewatkan masa vassa

yang kedua, ketiga, keempat, ketujuh belas dan kedua puluh 

di Vihara Hutan Bambu tersebut.






Sumber:
* Buku Kronologi Hidup Buddha
* Mitta - Majalah Buddhis Anak, Edisi 14 - Januari 2010, Halaman 16-17