Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Dhamma - Kisah Paritta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dhamma - Kisah Paritta. Tampilkan semua postingan

07 November 2014

Membaca Keng, melepaskan makhluk hidup merubah nasib buruk Orang tua dan memperpanjang usia mereka

Kisah : 

Orang tua ku telah 50 tahun lebih meninggalkan kampung hala­mannya di propinsi Kwangtung, masa muda dan tuanya dilewatkan di sebelah selatan Vietnam. Ayah adalah seorang yang lugu dan jujur, mata pencahariannya yang pokok ialah bertenun, ia rajin dan hemat, dengan bantuan yang bijaksana dari Ibu, usaha yang berpuluh tahun menjadikan mereka cukup berada.

Aku dilahirkan di Vietnam, sejak kecil telah meninggalkan Orang tua ku. Aku sebaliknya pulang ke Kwantung, hidup bersama dengan kakek yang pandai Hong Sui dan ilmu kebatinan yang lain. 25 tahun ku lewati di kampung, berbagai kesulitan hidup telah ku alami. Pada usia 30 tahun barulah aku diluluskan permohonan untuk keluar dan menetap di Hong Kong.

Keinginan Hatinya Terwujud Seluruhnya


Kisah :


Ada seorang Nona Hu, 

dia adalah kakak seperguruan (Su Ci) penulis, 

usianya masih muda. 




Selesai SLTA 

segera ia bekerja di pemerintahan. 

Namun tubuhnya amat lemah, 

setiap hari rasanya tidak pernah sehat, 

hal ini disebabkan 

karena ia rajin membina mental 

dan pada malam hari masih melakukan kebaktian agama Buddha. 




Yang dirasakan sangat mengganggu 

ialah rumahnya terletak di Sa Thien 

sedangkan tempat kerjanya di Cung Hwan. 




Setiap pagi harus bangun pukul 7.00 

secara terburu-buru sarapan 

lalu mengejar bus dan harus antri 

( sebab rumahnya jauh dan stasiun kereta api ), 

kemudian transit kereta bawah tanah ke Cung Hwan. 





Disebabkan waktu berangkat dan pulang kerja 

kebetulan saat jam sibuk lalu lintas, 

orang-orang ber­jubel-jubel, 

pula harus transit dengan kendaraan lain, 

setiap hari pulang pergi 

telah menghabiskan waktu tak kurang dari 2 jam, 

ini sangat meletihkan.



27 Mei 2013

Cerita 06 - Sejarah Mengenai Paritta Koo Ong Kuan Se Im Keng

* * Untuk melihat dalam bentuk versi web, dapat >> klik disini


Seorang Saudagar bernama Ong Tian Sek dari Kang Lam,
Penumpang sebuah perahu, akan berdagang di Hu Kao.
Di tengah perjalanan datang angin topan.
Perahu-nya hampir tenggelam,
Semua Orang dalam perahu kebingungan dan menangis.
Untung ada Ong Tian Sek yang memang sudah sering baca sampai 1.000 jurus Kitab ini
maka ombak menjadi reda.



Sumber:
Buku Kitab Suci Paritta Koo Ong Kwan She Im Keng

Cerita 07 - Sejarah Mengenai Paritta Koo Ong Kuan Se Im Keng

* * Untuk melihat dalam bentuk versi web, dapat >> klik disini


Li Siao Teng, Hartawan dari Tang San meski telah berumur 70 tahun belum mempunyai Anak,
cuma Seorang Cucu Keponakan yang berumur 4 tahun dan berpenyakitan.
Setiap musim dingin sakit-nya tambah berat dan segala macam obat tidak menolong.

Kemudian Ia mendapat Kitab ini, dan dibaca-nya tak bosan-bosan
serta menyuruh membagikan Kitab ini pada Sesama-nya.
Belum setengah tahun Cucu-nya telah sembuh dan Ia memperoleh Seorang Putra
dan Ia mencapai umur 98 tahun.

Ketika Anak-nya berumur 16 tahun dan Cucu-nya umur 20 tahun,
masing-masing dalam Ujian mendapat Gelar yang Bagus.


Cerita 05 - Sejarah Mengenai Paritta Koo Ong Kuan Se Im Keng

* * Untuk melihat dalam bentuk versi web, dapat >> klik disini


Ek Seng dari Kang Lam telah beberapa kali gagal ujian,
kemudian menyuruh mencetak Kitab ini 1.000 Buku
maka setahun kemudian maksud-nya tercapai.


Sumber:
Buku Kitab Suci Paritta Koo Ong Kwan She Im Keng

Cerita 04 - Sejarah Mengenai Paritta Koo Ong Kuan Se Im Keng

* * Untuk melihat dalam bentuk versi web, dapat >> klik disini


Li It Beng dari Siang Hiang Teng Cun sejak kecil sudah ditinggal mati Ayah-nya.
Sedangkan Ibu-nya yang berumur 70 tahun sedang sakit berat tidak sembuh
meskipun telah makan rupa-rupa obat.

Suatu hari Ia bermaksud memanggil Sin She di Kampung Tong Kee.
Dalam perjalanan Ia mampir di Bio dengan maksud ambil Chiam Si.

Ketika itu di atas meja Kuan Im Phou Sat terletak Kitab Suci ini.
Maka diambil-nya Kitab tersebut serta ber-kaul :
Kalau penyakit Ibu-ku sembuh, Aku akan mencetak Kitab ini sebanyak 1.300 Buku.

Malam itu juga penyakit Ibu-nya berkurang.
Li It Beng langsung menyuruh Orang mencetak untuk menyampaikan Niat-nya.
Karena itu belum setengah bulan Ibu-nya telah sembuh dari penyakit.

Cerita 03 - Sejarah Mengenai Paritta Koo Ong Kuan Se Im Keng

* * Untuk melihat dalam bentuk versi web, dapat >> klik disini


Seorang dari Bilangan An Hwi bernama Pwee Ci To,
pekerja kuli dan hidup melarat sekali,
kemudian bertemu Teng Kong yang memberi pada-nya
Kitab “KOO ONG KUAN SE IM KENG”.
Siang dan malam Ia membaca,
belum setengah tahun Ia telah menjadi atau menjabat Pangkat Hin Hwa Kwan.



Sumber:
Buku Kitab Suci Paritta Koo Ong Kwan She Im Keng

Cerita 02 - Sejarah Mengenai Paritta Koo Ong Kuan Se Im Keng

* * Untuk melihat dalam bentuk versi web, dapat >> klik disini


Seorang dari Bilangan Hang Ciu bernama Teng Tai berumur 50 tahun
tapi belum mempunyai Anak.
Suatu ketika Ia bertemu dengan Seorang Hwee Sio
yang memberikan sebuah Kitab Suci kepada-nya
yaitu "KOO ONG KUAN SE IM KENG"
serta ber-pesan untuk membaca dengan sungguh – sungguh
maka segala Niat-nya akan terkabul.

Kemudian Teng Tai pun membaca siang dan malam,
serta menyuruh mencetak Buku ini sebanyak 1.300 Buku
Kitab Suci "KOO ONG KUAN SEE IM KENG"
untuk dibagikan kepada Orang Lain.
Maka belum setahun kemudian Ia telah mendapat Seorang Putra
yang pada umur 16 tahun telah mendapat Kedudukan yang Baik.

24 Mei 2013

Cerita 01 - Sejarah Mengenai Paritta Koo Ong Kuan Se Im Keng

* * Untuk melihat dalam bentuk versi web, dapat >> klik disini


Dahulu Kala di Zaman "Tjian Ngo Thay Thong Gui"
ada Seorang Koancu bernama Kho Hwan.
Suatu ketika Seorang bernama Sun Keng Tek akan dihukum mati
karena melanggar Hukum Negeri.

Walaupun dalam kesusahan,
Ia selalu membaca dan sujud pada Kitab "Kuan Im Pou Bun Pin Keng".

Suatu malam Ia bermimpi telah didatangi Seorang Hwee Sio yang berkata pada-nya :
Kau tak akan luput dari kematian dengan hanya bersujud pada Kitab itu.
Lebih baik baca-lah "KOO ONG KUAN SE IM KENG" hingga 1.000 jurus,
pasti akan membebaskan kamu dari segala bahaya dan hukuman atas diri-mu.