Cari Blog Ini

15 Januari 2014

Sutra Kwan Shen Ti Cin - Kitab Suci Kwan Kong


* * *  Untuk melihat dalam versi web, dapat di link berikut 

A.) klik disini >> KITAB SUCI KWAN SING TEE KUN

B.) klik disini >> BUKU ISYARAT KWAN KONG

* * * 



SUTRA KWAN SHEN TI CIN 

( Kitab Suci Kwan Kong )




Kwan Kong bersabda, 

manusia di dunia, 

wajib sepenuhnya menghargai Kesetiaan, Berbakti dan Keadilan 

maka tidak malu dia menjadi seorang manusia, 

bisa berdiri tegak di antara Langit dan Bumi. 




Jika tidak menghargai Kesetiaan, Berbakti dan Keadilan, 

biar hidup di dunia, 

hati-nya telah mati. 

Bisa di katakan hidup semu. 





Semua umat manusia, 

hati-nya adalah spirit, 

spirit adalah hati-nya. 




Hati yang tidak berbuat salah, 

spirit-nya pun tidak salah. 




Kalau hati-nya berbohong, 

spirit-nya pun berbohong. 




Oleh karena itu, orang bijaksana menyadari 3 ( tiga ) ketakutan dan 4 ( empat ) pengetahuan.


Bakti Dan Rendah Hati atau Xiao Ti - 孝 悌

Perilaku bakti dan rendah hati menyangkut hubungan yang paling mula dan paling dekat dalam kehidupan tiap Manusia; menyangkut hubungan bagaimana kita wajib mengabdi, menghormati dan mencintai Ayah-Bunda dan menyangkut hubungan bagaimana kita wajib mencintai Saudara-saudara. 

Karena jalinan hubungan ini paling dekat dan paling mula, maka dalam moral Konfuciani ke dua masalah ini dijadikan dasar dan landasan untuk pembinaan diri dalam jangkauan yang lebih luas dan lebih kompleks. 

Mengzi bersabda, 
“Mencintai ORANG TUA itulah Cinta Kasih, 
dan hormat kepada yang lebih tua itulah Kebenaran.” (VII A:15) 


“Mengabdi kepada siapa-kah yang terbesar ? 
Mengabdi kepada ORANG TUA itulah yang terbesar. 

14 Januari 2014

Buddha Amitabha Menyelamatkan Keluarganya

Diambil Dari Kisah Nyata Hukum Karma Masa Kontemporer - Seri Ketiga, oleh Guo Hong

Kisah 1 : 
~ Tiba-tiba, dia mendengar seorang Teman yang beragama Buddha berkata, "Sehari-hari-nya harus banyak melafalkan 'Namo Buddha Amitabha', kekuatan Ikrar Buddha Amitabha sangatlah luar biasa." "Ya, betul, ya, betul, lafalkan nama Buddha Amitabha, lafalkan nama Buddha Amitabha." Xiao Huang tak memperdulikan rasa malu segera bersujud di depan pintu ruang operasi, ke-dua tangan ber-anjali setulus hati melafalkan "Namo Buddha Amitabha" dengan suara yang lantang, memohon kekuatan Buddha untuk menolong Ibu tercinta. Pasien dan Dokter yang berlalu lalang melihat-nya dengan pandangan yang aneh, sambil menunjuk-nunjuk dengan mereka membicarakan perilaku Xiao Huang, namun Xiao Huang sedikit pun tidak terpengaruh, waktu itu dalam hati-nya hanya ada Buddha Amitabha. Dengan berkonsentrasi sepenuh hati memohon kekuatan Buddha memberkati Ibu-nya. Bagi-nya, ini adalah satu-satu-nya harapan.~ 

Kisah 2 :
~ Setelah peristiwa itu, Bibi Chen memberitahu saya : tepat ketika sepeda itu menabrak-nya, dia merasa di belakang punggung-nya ada sebuah papan besi yang melindungi-nya, sebab itulah dia sedikit pun tidak merasa sakit, dia sendiri tidak mengerti apa yang sebenarnya telah terjadi. Saya katakan," itu karena Anda taat menjalankan Sila, juga giat belajar Buddha Dharma, sebab itulah Pelindung Dharma Bodhisattva Veda datang membantu Anda menetralisir bencana, memunculkan papan besi menghalangi sepeda itu agar Anda tidak terluka karena-nya." ~

* * * * * * * * * * 

San Zi Jing - Sifat Awalnya Baik


09 Januari 2014

Kitab Bakti - Xiao Jing - 孝经

Kitab Bakti - Xiao Jing - 孝经 





BAGIAN 1

Kitab yang benar-benar hasil tulisan Kong Zi sendiri adalah Kitab Xiao Jing (孝经) atau yang dikenal sebagai Kitab Bakti. Penekanan Bakti selain kepada Keluarga juga kepada Negara itu tidak luput dari kondisi pada masa Kong Zi hidup. Pertentangan antar Negara, kebobrokan moral Para Pejabat menjadi salah satu dasar penulisan Kitab Xiao Jing itu.

Kitab XiaoJing (孝经) atau Kitab Bakti ini terdiri dari 18 Bab: 


Kisah tentang Giok Hong Siang Tee

Giok Hong Siang Tee


Sebelum Perayaan Tahun Baru Imlek dirayakan oleh Orang Tionghoa, ada kisah awal dari Perayaan yang cukup menarik untuk disimak. 

Hari lahir Giok Hong Siang Tee atau Thian di Kalangan Orang Tionghoa hari lahir itu tidak dirayakan pada Tanggal 1 Cia Gwee atau Tanggal 1 Bulan 1 pada Penanggalan Imlek. Atau yang disebut juga pada saat "Pesta Musim Semi" tiba, juga disebut Tahun Baru Imlek. Tapi Hari Lahir Giok Hong Siang Tee ini malahan dirayakan pada Tanggal 9 Cia Gwee ( Tanggal 9 Bulan 1 Penanggalan Imlek).  

Sembahyang Tuhan atau Thian ini bisa dikatakan sebagai Sembahyang yang sangat sederhana dilakukan di Kalangan Orang Tionghoa atau dalam arti tidak dirayakan besar-besaran, seperti misal-nya Tahun Baru Imlek atau Cap Go Meh. Orang Tionghoa Peranakan di Indonesia pada umum-nya menyebut Sembahyang Tuhan atau Thian ini sebagai "Sembahyang Sam Kai" atau "Sembahyang Keng Ti Kong".

08 Januari 2014

How To Create an Stored Procedure with COMMIT or ROLLBACK Transaction

Apply To :
* Microsoft SQL Server 2008 R2


Want to :

* Create an procedure with syntax COMMIT TRANSACTION and ROLLBACK TRANSACTION



06 Januari 2014

Sekilas Tentang Kwan Kong - Bodhisattva Satyakalama


* * *  Untuk melihat dalam versi web, dapat di link berikut 

A.) klik disini >> KITAB SUCI KWAN SING TEE KUN 

B.) klik disini >> BUKU ISYARAT KWAN KONG

* * * 



Kwan Kong 
Bodhisattva Satyakalama




Guan Sheng Di Jun ( Hokkian : Kwan Seng Tek Kun 


atau yang lebih dikenal sebagai Guan Gong  (Kwan Kong) 


adalah seorang Jenderal terkenal 

yang hidup pada Zaman Tiga Negara (Sam Kok – 219 M). 





Beliau lahir di He Dong (sekarang Jie Zhou), propinsi Shan Xi, 

dan bernama asli Guan Yu 


alias Guan Yin Zhang.




Kwan Kong telah mencapai kesempurnaan dengan gelar 

Bodhisattva Satyakalam, 
Guan Sheng Di Jun 
( Kwan Seng Tek Kun). 




Kwan Kong - Kwan Seng Tee Kun


* * *  Untuk melihat dalam versi web, dapat di link berikut 

A.) klik disini >> KITAB SUCI KWAN SING TEE KUN 

B.) klik disini >> BUKU ISYARAT KWAN KONG

* * * 


Kwan Kong juga dikenal dengan nama mulia 

Kwan Seng Tee Kun


adalah satu di antara 2 ( dua ) Dewa Peperangan (Bu Seng) 

selain Yo Fei (Gak Hui 1103-1141 M). 



Kwan Kong atau Kwan Te (?-219 M) 

adalah sosok pribadi yang sangat dihormati di Tiongkok. 



Di Kalangan Buddhis, beliau dikenal sebagai 

Kwan Tee Pou Sat 

atau 

Ka Lam Pou Sat




sedangkan di Kalangan Konfusianisme 

diakui sebagai salah satu Sin Beng yang dihormati. 





Kwan Kong adalah seorang Pahlawan yang hidup-nya bersih, 

rendah hati, 

menjunjung tinggi persahabatan, 

patriot sejati, 

berpegang teguh terhadap dasar-dasar pribadi luhur